Postingan

Perjalanan setelah wisuda

Wisuda ibarat sebuah gerbang awal menuju masa depan. Bukannya melangkah masuk melewati gerbang, tetapi melangkah keluar dari gerbang tersebut. Karena sebelumnya kita telah terkurung dalam satu ruangan yang disebut perkuliahan.  Terikat oleh aturan-aturan , dan standar yang ditetapkan universitas. Berjuang mati-matian agar bisa lulus dengan peringkat lebih dari sekedar memuaskan. Dan ketika telah mengantongi ijazah maka saatnya kita bebas dalam menentukan masa depan kita sendiri. Ketika keluar dari satu gerbang , maka akan ada banyak sekali gerbang lainnya yang bisa kita pilih , gerbang yang akan menentukan nasib kita berikutnya. Diantaranya banyak gerbang tersebut ada yang bisa dibuka dengan sangat mudah, ada yang agak macet, dan ada yang tidak bisa terbuka. Yang perlu ditekankan disini , jangan hanya fokus pada gerbang yang sulit terbuka, karena kita bisa mencoba memasuki gerbang lainnya yang mungkin saja bisa membawa kita ke gerbang yang ingin sekali kita masuki. Jangan m...

Curhatan lulusan STAN

Yap.. memang lagi ingin curhat. Dua bulan setelah resmi jadi alumni pkn stan,ada banyak sekali isu-isu yang beredar. Padahal topiknya selalu sama, tapi tetap saja isu-isu itu terus berdatangan. Jika isu itu menurut rekan A adalah isu yang didambakannya, maka berbeda dengan rekan B yang menganggap isu itu tidak menyenangkan. Maka terhadap suatu isu ada yg menginginkan isu tersebut menjadi kenyataan dan ada pula yang menginginkan isu hanya sekedar isu yang hanya akan menguap ke permukaan. Masalah yang sering membuat fresh graduated stan ini deg-degan pastinya adalah persoalan penempatan dan ojt. Topik yang tidak ada habis-habisnya dibahas hingga SK penempatan itu terbit. Ribuan lulusan saat ini masih dalam status menunggu . Padahal baru dua bulan tapi banyak  alumni yang meresahkan nasib penempatan dan ojt. Penantian dua bulan yang sesungguhnya hanya sebentar. Tidak sebanding dengan lulusan  perguruan tinggi lain yang masih banyak kebingungan harus kerja dimana. Mel...

Kemenkeu Muda * Merawat Mimpi Lintas Generasi*

Gambar
Dari judulnya aja udah luar biasa banget ya, kemenkeu muda, merawat mimpi lintas generasi.  Kemenkeu muda adalah ungkapan rasa cinta dan memiliki pegawai muda terhadap institusi Kementerian Keuangan . melalui wadah ini , para pegawai muda kemenkeu berharap dapat terus berkarya dan berkontribusi dalam rumah yang sama dengan penuh semangat dan optimisme terhadap hari depan . Merawat mimpi lintas generasi, bersama Menteri Bu Sri Mulyani .Subhanallah , pas tahu ada acara ini langsung niat pengen daftar, kapan lagi calon pegawai macam saia yang baru lulus ini bisa ada di forum skala nasional bareng kemenkeu muda lainnya yang langsung di mentor ibu Menteri cobaaa  . Sejak mengenal Ibu Sri Mulyani ini terang saja aku langsung mengidolakan beliau , sosok wanita dengan segudang prestasi yang mencintai negeri dengan mimpi yang mulia. Sosok inspiratif yang bekerja dengan hati, tidak Cuma bisa ngomong kayak banyak politisi, tapi beliau mengerahkan seluruh kemampuannya dal...

Menolak Rindu

Ketika banyak permintaan teman-teman untuk bertemu di Bogor Terus aku bisa apa? Aku sangat ingin datang.. Aku sangat rindu teman-teman.. Mereka sangat tulus dan peduli Tak sedikitpun pamrih Dan yang sangat aku syukuri Mereka masih mengingatku Ketika aku mencoba melupakan bogor dan segala kenangannya Tapi sekarang tidak lagi Mereka punya tempat yang indah dalam hati Orang orang luar biasa yg selalu aku syukuri Aku berterimakasih Mereka bagian dari pendewasaan diriku Mereka membantuku mengenal aku Mereka menyayangiku , setidaknya itu yang aku tahu Datanglah din ke bogor, nanti kita kumpul lagi Yang sering mereka bilang sampai aku tidak enak hati Aku juga mau banget, tapi nanti aku nginap dimana Balasanku setiap kali Din, dari sebanyak ini temanmu , kamu tinggal pilih Datang aja ke tempatku kalau kamu mau, atau kamu mau dimana , bilang aja dulu Lalu aku menangis Terimakasih Terimakasih Ribuan kalimat terimakasih tidak akan cukup untuk me...

Inilah 10 Lagu Motivasi yang Akan Mengubah Cara Pandangmu ! PART 1

Ketika kita merasa  sedih dan tidak punya teman bicara maka carilah cara masing-masing untuk dapat menyemangati diri. Bagi saya seorang yang introvert , saya cenderung menyimpan semua masalah yang saya alami . meskipun sebenarnya ada banyak sekali orang baik yang mampu menolong saya untuk memecahkan masalah saya, namun saya tetap merasa enggan untuk bercerita. Saya hanya tidak bisa percaya dengan mudah kepada orang lain. Sangat sulit untuk terbuka. Namun saya tetap meyakini bahwa saya bisa menghadapi semua masalah yang datang. Karena itu adalah salah satu bentuk kasih sayang tuhan dengan menguji umatnya, agar menjadi lebih baik kedudukan saya. Maka saya mencari cara saya sendiri untuk bisa terus semangat dan positif. Agar tidak larut bersedih. You might be experiencing a rough patch. But as all things to, change is always possible. Things will get better . and with time, change is imminent. Salah satu cara saya untuk memotivasi diri saya yang sedang terpuruk adalah ...

Sosial Media = Pamer (?)

Gambar
Social media = pamer (?) Berdasarkan judul .. bagaimana menurut teman-teman? Hal yang sangat wajar bagi manusia untuk merasa ingin didengar, ingin diperhatikan, ingin dipandang, ingin diakui, ingin dipuji , ingin dimengerti dan keinginan lainnya. Untuk memenuhi keinginan tersebut maka kita membutuhkan teman – manusia lainnya untuk bercerita. Bahkan tidak hanya bercerita pada manusia, ada juga yang bercerita kepada hewan pelihraannya , kepada angin, atau mungkin kepada rumput yang bergoyang(?). Pada intinya, kita manusia ingin bercerita. Meluapkan amarah, kebahagiaan , kesedihan, atau sekedar bertukar pikiran dan menanyakan pendapat. Karena manusia adalah makhluk social . makhluk yang membutuhkan orang lain untuk hidup dan menjalani kehidupannya. Itulah alasan social media diciptakan. Untuk memudahkan manusia bercerita. Dengan social media kita tetap bisa berkomunikasi dengan teman-teman dan relative. Kita dapat mengetahui informasi terbaru , tren terbaru bahkan mencip...

Dear Future Self l Teruntuk Diriku di Masa Depan

Gambar
Take a breath. Look down at your two feet . Look around you. Where are you now?  apa kabar kamu hari ini? Apa saja yang telah terjadi padamu? Apa semua baik-baik saja? Dirimu di masa lalu percaya bahwa kau akan selalu baik-baik saja. Sekalipun terjatuh,  pasti dirimu kan selalu bangkit. Sekalipun tenggelam, kau pasti kembali ke permukaan. Sekalipun di tengah lautan , ku yakin kau kan temukan daratan. Dan Sekalipun kau tersesat aku percaya itu hanya sesaat. Meskipun tidak ada satu orangpun di dunia yang berada di sisi mu,dan tak percaya padamu , ku ingin kau tahu … bahwa yang kau butuhkan hanya kepercayaan pada dirimu sendiri dan yakinlah bahwa Tuhan selalu mengiringi langkahmu. Kau tak akan pernah sendirian. Terimakasih telah bertahan sejauh ini. Aku tahu itu sulit, tapi kau pasti bisa. Buktinya kau berhasil bertahan sejauh ini dengan kedua kakimu. Jika bertubi-tubi masalah datang menghujanimu, maka kau pun pasti bisa bertahan saat gerimis datang. Terimakasih atas ...